Tampilkan postingan dengan label Foto. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Foto. Tampilkan semua postingan

Minggu, 26 Januari 2014

Grebeg Sudiro 2014

Warga Kelurahan Sudiroprajan, Solo, mengarak sebuah gunungan yang terbuat dari Kue Keranjang di depan Pasar Gede Solo, setelah diarak Gunungan tersebut akan diperebutkan oleh pengunjung yang hadir. Selain Gunungan yang diperebutkan, panitia Grebeg juga menyediakan Kue Keranjang yang bisa didapatkan dengan cuma-cuma.
Arak-arakan ini adalah bagian dari acara Grebeg Sudiro 2014 yang diadakan pada Minggu (26/1/2014). Dalam acara tersebut pengunjung juga dimanjakan dengan kesenian Barongsai, Liong Naga, Karawitan Jawa yang dipadu dengan alat musik khas China, ribuan lampion, dan lain-lain.
Grebeg Sudiro sendiri merupakan simbol kerukunan antar etnis di Solo, dimana etnis Jawa dan Tionghoa hidup rukun berdampingan selama ratusan tahun.

Jumat, 24 Januari 2014

Lampion di Solo Imlek Festival 2014

Lampion-lampion cantik ini tergantung di sepanjang Jalan Jendral Sudirman, mulai dari Pasar Gedhe sampai dengan Benteng Vastenburg Solo.
Lampion berjumlah 2014 tersebut menambah semarak perayaan Solo Imlek Festival tahun ini. Selain lampion, dalam pagelaran tersebut juga ada pertunjukan wayang Potehi, workshop alat musik Erhu, dan masih banyak lagi.
Puncaknya akan ada Grebeg Sudiro, yakni dengan mengarak gunungan Kue Keranjang, untuk diperebutkan warga masyarakat yang hadir. Grebeg Sudiro ini merupakan simbol kerukunan antara masyarakat Jawa dan Tionghoa di Solo.

Kamis, 16 Januari 2014

Fajar Pagi Kinah Rejo

Fajar Pagi di Kinah Rejo.
Kinah Rejo adalah desa terakhir sebelum memulai pendakian Merapi.
Seperti Fajar Pagi, desa ini selalu punya harapan baru, setelah (seberapapun dahsyatnya) erupsi Merapi, yang akan membuat Kinah ‘kembali’ Rejo





 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Online Project management